JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo singgung partai politik yang tidak lolos verifikasi namun mengaitkan istana sebagai pihak yang melakukan intervensi <br /> <br />Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri HUT ke-16 Partai Hanura di Jakarta pada Rabu (21/12/2022) <br /> <br />Jokowi menegaskan bahwa hal tersebut merupakan independensi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) <br /> <br />"Urusan lolos atau tidaknya peserta pemilu itu kan urusan KPU. Tapi yang dituduh-tuduh, langsung ditunjuk-tunjuk itu Istana. Dibilang ikut campur. Kekuatan besar ikut campur. Kekuatan besar intervensi,"ujar Jokowi. <br /> <br />Baca Juga Jokowi Sindir Menteri: Kalau Ada Masalah Datang ke Saya, Tapi Nyanyi Tak Ajak-Ajak! di https://www.kompas.tv/article/360981/jokowi-sindir-menteri-kalau-ada-masalah-datang-ke-saya-tapi-nyanyi-tak-ajak-ajak <br /> <br />Jokowi sampaikan bahwa mengkambinghitamkan Istana dan Presiden adalah hal yang paling mudah. Bahkah Jokowi juga memprediksikan pada pemilihan presiden nanti akan ada pihak yang akan menyalahkan dirinya. <br /> <br />"Itu memang paling mudah dan enak. Nanti mungkin untuk pemilihan presiden, ada tokoh yang ingin sekali dapat kendaraan supaya bisa mencalonkan, ternyata tidak bisa. Dituduh lagi Presiden ikut-ikutan, Istana ikut-ikutan, kekuatan besar ikut-ikutan. Urusannya apa dengan saya?"ucap Jokowi. <br /> <br />Video Editor: Lisa Nurjanah <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/361207/jokowi-sindir-parpol-tak-lolos-pemilu-2024-tapi-tuduh-istana-intervensi