JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketidakpastian global, hingga pandemi covid-19, masih menjerat banyak negara, khususnya Indonesia, dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi. <br /> <br />Di tengah masa-masa sulit, pemerintah sukses mendorong roda ekonomi negara bergerak positif pada periode 2022. <br /> <br />Dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023, Rabu 21 Desember 2022, Presiden Joko Widodo menyampaikan, ragam kebijakan ekonomi pemerintah, hingga sikap tenang menghadapi wabah corona, membuat ekonomi Indonesia makin menguat. <br /> <br />Terbukti, ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2022 tumbuh 5,72 persen. <br /> <br />Langkah adaptif pemerintah, dalam penanganan covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional, diungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. <br /> <br />Baca Juga "Ngeri-Ngeri Sedap", Ekonomi Indonesia di 2023 | B-TALK di https://www.kompas.tv/article/362638/ngeri-ngeri-sedap-ekonomi-indonesia-di-2023-b-talk <br /> <br />Hal itu turut dibarengi, dengan implementasi sejumlah aturan, seperti undang-undang cipta kerja. <br /> <br />Kerjasama ekonomi bilateral, dan kawasan, pada pagelaran G20 semakin memantapkan optimisme Indonesia, memperbaiki kondisi ekonomi pada 2023 mendatang. <br /> <br />Upaya meningkatkan daya beli masyarakat, juga menjadi perhatian. <br /> <br />Harapan nya, semangat positif menuju ekonomi kuat di tahun baru bisa lekas terwujud, dan dirasakan rakyat Indonesia, secara meluas. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/362683/langkah-adaptif-pemerintah-jadi-kunci-optimisme-ekonomi-indonesia-menguat-di-2023