JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalih dan pembelaan disampaikan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam pemeriksaan sebagai terdakwa di persidangan. <br /> <br />Hakim sempat mencecar Putri soal peristiwa dugaan pelecehan seksual di Magelang yang disebut sambo sebagai motif pembunuhan Yosua. <br /> <br />Namun hakim menyebut peristiwa Magelang ilusi, karena tak ada saksi serta bukti, sebab Putri menolak divisum. <br /> <br />Tak hanya soal pecelehan seksual, hakim juga mencecar Putri karena merasa janggal jika dirinya tidak melihat mayat dan darah Yosua, padahal posisi kamar Putri tak jauh dari lokasi pembunuhan Yosua. <br /> <br />Baca Juga Anak Buah Sambo Sempat Lihat Isi Pesan Putri Candrawathi & Adik Yosua: Tidak Ada yang Spesial di https://www.kompas.tv/article/367824/anak-buah-sambo-sempat-lihat-isi-pesan-putri-candrawathi-adik-yosua-tidak-ada-yang-spesial <br /> <br />Tak hanya Putri, Ferdy Sambo juga masih berkelit terkait perintah menembak Yosua, Sambo menyebut dirinya hanya memerintahkan untuk menghajar Yosua. <br /> <br />Sambo juga membantah ia menembak Yosua, namun hakim merasa janggal karena hasil otopsi ada 2 peluru tak bertuan yang berada di tubuh Yosua. <br /> <br />Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan menjalani sidang pembacaaan tuntutan jaksa pekan depan. <br /> <br />Sebelumya jaksa mendakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan pasal pembunuhan berencana untuk kematian Yosua. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/367879/tangis-sambo-dan-putri-jelang-tuntutan-jaksa-ini-tanggapan-pakar-hukum-pidana