JAKARTA, KOMPAS.TV - Isu perombakan kabinet, akan digelar Rabu Pon, 1 Februari mendatang, kembali mencuat ke publik. <br /> <br />Terutama, usai pertemuan Jokowi dan Surya Paloh di Istana, Kamis lalu. <br /> <br />Jokowi tak mau bilang, ada atau tidaknya bahasan soal reshuffle dalam agenda yang disebutnya sebagai pertemuan biasa. <br /> <br />Soal kemungkinan Rabu Pon mendatang, jadi momen yang dipilih untuk merombak kabinet pun, Jokowi minta publik sabar menunggu. <br /> <br />PDI Perjuangan sebagai partai pengusung Jokowi, menyerahkan keputusan rombak kabinet kepada Presiden sebagai pemegang hak prerogatif. <br /> <br />Baca Juga Relawan Jokowi: Ada Menteri yang Bakal Direshuffle di https://www.kompas.tv/article/373621/relawan-jokowi-ada-menteri-yang-bakal-direshuffle <br /> <br />Namun PDI-P memastikan, telah memberi masukan nama-nama Menteri yang perlu dievaluasi. <br /> <br />Sementara, Nasdem membantah pertemuan Jokowi dan Surya Paloh membahas reshuffle. <br /> <br />Nasdem juga menegaskan tak terganggu dengan desakan yang sebelumnya diutarakan PDI Perjuangan, agar para Menteri asal partainya dievaluasi dan mundur dari Kabinet Indonesia Maju. <br /> <br />Sedianya, apa pun keputusan Presiden Jokowi soal reshuffle kabinet nanti, benar-benar berorientasi pada kinerja, tak hanya soal politik praktis semata. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/373623/ditanya-soal-isu-reshuffle-kabinet-di-rabu-pon-besok-jokowi-tunggu-saja
