KOMPAS.TV- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bogor, Jawa Barat melakukan sidak di Pasar Bogor, Kecamatan Bogor tengah dan kesulitan menemukan minyak goreng merek Minyakita. <br /> <br />Para pedagang mengeluhkan pasokan yang dibatasi oleh distributor, yaitu antara dua hingga 4 karton saja. <br /> <br />Baca Juga Minyakita Makin Langka, Pedagang di Bogor Ngaku Hanya Dapat Jatah 2 Karton Per Hari di https://www.kompas.tv/article/377350/minyakita-makin-langka-pedagang-di-bogor-ngaku-hanya-dapat-jatah-2-karton-per-hari <br /> <br />Situasi ini membuat warga kesulitan mendapatkan Minyakita. <br /> <br />Meski sulit didapat, kepolisian belum menemukan indikasi adanya penimbunan. Polresta Bogor Kota juga membuka posko pengaduan sebagai tempat warga melapor, jika menemukan indikasi kecurangan bisa segera ditindak. <br /> <br />Pemerintah Kota Bogor terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan agar ketersediaan Minyakita bisa kembali pulih. <br /> <br />Tidak adanya pengiriman dari distributor, membuat stok minyak goreng Minyakita di Pasar Bauntung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan kosong. Sejumlah toko bahkan sudah tidak lagi menjual Minyakita sejak 2 bulan lalu. <br /> <br />Situasi ini berdampak pada kenaikan harga minyak goreng curah dari sebelumnya Rp 12.500 kini menjadi Rp 13.500 per liter. <br /> <br />Minyak goreng kemasan juga naik sejak pekan lalu dari Rp 17.000 menjadi Rp 19.000 per liter. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/379285/stok-terbatas-harga-minyakita-dijual-di-atas-het