JAKARTA, KOMPAS.TV - Mabes polri mempertahankan Bharada Richard Eliezer sebagai anggota Polri. Eliezer, anggota polisi pangkat paling rendah didemosi selama satu tahun. <br /> <br />Putusan itu diambil majelis kode etik Polri menyusul putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan Eliezer terbukti bersalah ikut serta menghilangkan nyawa orang lain. <br /> <br />Majelis menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara. Putusan majelis hakim kode etik sesuai dengan harapan keluarga Eliezer. <br /> <br />Namun, tak sedikit pula yang mempersoakan putusan Polri yang tetap mempertahkankan Eliezer sebagai anggota polri. <br /> <br />Ada warganet yang berkomentar, sejarah mencatat dalam tubuh Polri ada anggota polisi pembunuh. <br /> <br />Ayah Brigadir Yosua kecewa ketika Polri menerima kembali Eliezer. <br /> <br />Reaksi emosional dan reaksi rasional memang muncul dalam kasus Eliezer. <br /> <br />Pro dan kontra memang terjadi. <br /> <br />Kehebohan publik sebenarnya terjadi ketika Ferdy Sambo berupaya menutupi fakta sebenarnya. <br /> <br />Sambo dan sejumlah anggota Polri lain merusak barang bukti dan membangun opini bahwa yang terjadi adalah tembak-menembak antara Eliezer dan Yosua. <br /> <br />Pembohongan yang terus menerus itu kian memancing emosi publik saat Eliezer jujur menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. <br /> <br />Eliezer membantah terjadi skenario tembak-menembak, tapi Eliezer mengatakan dirinya menembak Yosua atas perintah Sambo. <br /> <br />Guru besar turun gunung dan kelompok masyarakat datang secara fisik memberikan dukungan pada Eliezer. <br /> <br />Pengawasan publik terjadi karena publik melihat ada upaya pengaburan fakta. <br /> <br />Eliezer mengakui secara jujur ikut menembak Yosua, tapi Eliezer juga mengatakan tembakan mematikan justru dilakukan Sambo. <br /> <br />Meski Sambo membantah, majelis hakim mengamnini Sambo ikut menembak. <br /> <br />Eliezer berjasa membongkar kejahatan meski dia juga pelaku kejahatan. Dia dihukum ringan karena jasanya ikut membongkar kejahatan. <br /> <br />Kini, dia telah kembali ke pangkuan kepolisian meski dia dimutasi dan didemosi. <br /> <br />Video Editor: Agung Ramdani <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/382185/richard-eliezer-kembali-ke-polri-ada-pro-kontra-opini-budiman