GIANYAR, KOMPAS TV - Hutan bambu betung atau bambu raksasa di Banjar Taro Kelod, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Bali ini, kini menjadi sensasi baru lokasi tujuan wisata. <br /> <br />Ditata apik oleh pengelola setempat, dengan memberdayakan sumber daya manusia lokal, ini bahkan menjadi lokasi baru berwisata, healing, sekaligus sebagai lokasi wisata spiritual. <br /> <br />Disamping rumpun bambu berukuran besar yang menakjubkan, dilokasi ini juga terdapat pancoran kembar, yang disucikan. <br /> <br />Obyek wisata inipun diberikan nama obyek wisata Semara Ratih, lokasi permandian suci pertemuan laki laki dan perempuan. <br /> <br />Dengan terasering persawahan, yang terpelihara secara baik dan terkelola produktif untuk bercocok tanam padi ini juga memberi nilai tetsendiri. <br /> <br />Hanya saja berada di pedesaaan, ini jalur ini memang harus dijangkau melalui jalur satu arah dari pusat pemerintahan desa setempat. <br /> <br />Walau demikian, Anita, salah satu pengunjung asal Jakarta, mengaku sangat menikmati obyek wisata dengan udara yang super sejuk. <br /> <br />Pengelola belum mengenakan nilai tiket tertentu untuk berwisata di lokasi ini. Hanya saja bagi mereka yang memiliki rejeki lebih dipersilakan untuk berdonasi seiklasnya. <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br />#hutanbambu #bambubetung #desataro <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/387668/hutan-bambu-betung-sensasi-baru-wisata-di-gianyar
