JAKARTA, KOMPAS.TV Semula Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman sempat menuding adanya motif politik dari Menko Polhukam Mahfud MD terkait dibeberkannya transaksi mencurigakan di Kemenkeu Rp 349 triliun. <br /> <br />Menurut Benny apakah laporan tersebut juga dilaporkan PPATK ke Presiden Jokowi. <br /> <br />Menurutnya omongan Mahfud tindakan Mahfud akan berdampak pada presiden dan sistem pemerintahan. <br /> <br />Benny pun mengaku akan hadir dalam rapat Komisi III pada Rabu 29 Maret bersama Menko Polhukam, Menkeu, dan Kepala PPATK. <br /> <br />"Oh saya datang, pasti saya datang. Pasti saya akan tanyakan,"kata Benny. <br /> <br />Baca Juga Benny Harman Cecar PPATK Soal Mahfud Bocorkan Rp 349 Triliun ke Publik di https://www.kompas.tv/article/390207/benny-harman-cecar-ppatk-soal-mahfud-bocorkan-rp-349-triliun-ke-publik <br /> <br />Lebih lanjut Benny menegaskan jika Mahfud tidak mempertanggungjawabkan apa yang sudah ia sampaikan di publik, maka bisa jadi ada motif politik. <br /> <br />"Saya sampaikan jika pak Mahfud tidak pertanggung jawabkan yang disampaikan ke publik, maka tidak bisa dicegah pak Mahfud seolah-olah lagi main isu politik. Dengan kata lain beliau punya motif politik, kalau dia tidak menjelaskan secara transparan apa yang ia sampaikan,"kata Benny dalam pernyataannya, Senin (27/3/2023). <br /> <br />Video Editor: Bara <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/391852/benny-harman-jawab-tantangan-mahfud-md-jangan-mencla-mencle