BENGKULU, KOMPAS.TV - Bersama petugas Balai Pengawas Obat dan Makanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu kembali melakukan pengecekan makanan takjil di sejumlah pasar Ramadan. <br /> <br />Dari 33 sampel makanan dan minuman yang diperiksa, petugas tak menemukan adanya kandungan berbahaya seperti formalin, boraks dan zat pewarna makanan berbahaya. <br /> <br />Petugas justru menemukan pedagang yang menjual makanan takjil menggunakan alas kertas bertinta dan membungkus makanan dengan plastik kresek hitam yang sudah dilarang karena mengandung zat berbahaya. <br /> <br />Pedagang langsung diminta mengganti alas makanan tersebut dengan kemasan yang layak. <br /> <br />Giat seperti ini akan rutin dilaksanakan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman. <br /> <br />#bengkulu #takjil #bpom <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/398446/petugas-kembali-uji-makanan-takjil-di-pasar-ramadan
