BOYOLALI, KOMPAS.TV Ratusan ekor sapi peliharaan milik warga dikirab dalam tradisi tahunan arak-arakan sapi atau lebaran sapi di Boyolali, Jawa Tengah. <br /> <br />Tradisi turun temurun sebagai wujud syukur kepada Allah, juga dimanfaatkan warga sebagai ajang silaturahmi sapi dan para pemiliknya tiap tahun. <br /> <br />"Sapi diberi minyak, wangi-wangian, diarak, dipertemukan dengan sapi-sapi lain. Maknanya sebagai wujud syukur kepada Allah. Kami diberi rezeki lewat hewan ternak. Dengan adanya arak sapi akan memberikan berkah untuk hewan ternak kami," ungkap Ketua RW, Jaman. <br /> <br />Baca Juga Tradisi Unik Merayakan Lebaran dan Mempererat Silaturahmi di https://www.kompas.tv/article/401403/tradisi-unik-merayakan-lebaran-dan-mempererat-silaturahmi <br /> <br />Adapun arak-arakan ini digelar 7 hari setelah lebaran atau disebut pekan Syawalan. <br /> <br />"Ya berpartisipasi, kami antusias. Sapinya juga ikut lebaran. Bawa keberkahan untuk masyarakat," ungkap Peserta Kirab, Sugeng. <br /> <br />Setelah arak-arakan sapi sampai di lokasi tujuan, dua gunungan berisi sayuran dan ketupat tersebut lalu direbutkan warga baik untuk dikonsumsi maupun diberikan untuk pakan ternak sapi. #Ad <br /> <br />Video Editor: Bara Bima <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/402303/pekan-syawalan-warga-kirab-ratusan-ekor-sapi-di-boyolali