KOMPAS.TV - Panas ekstrem yang terjadi di Indonesia sejak beberapa waktu terakhir dimanfaatkan oleh warga Rembang, Jawa Tengah, untuk melakukan eksperimen atau uji coba memasak makanan dengan bantuan terik Matahari. <br /> <br />Tanpa kompor dan api tungku, mereka memanfaatkan terik matahari untuk menggoreng kerupuk dan telur di wajan yang diletakan di atas seng. <br /> <br />Kerupuk dan telur yang digoreng pun menjadi matang dan hasilnya cukup memuaskan. <br /> <br />Suhu di wilayah Kabupaten Rembang saat eksperimen ini dilakukan berkisar 32 hingga 35 derajat celsius. <br /> <br />Berdasarkan hasil eksperimen dalam kondisi cuaca panas, proses pemanasan minyak di wajan dengan bantuan sinar matahari ini membutuhkan waktu sekitar satu jam. <br /> <br />Sementara itu, data BMKG, suhu panas ini diperkirakan masih akan terjadi hingga Oktober mendatang. <br /> <br />Cuaca panas ekstrem biasanyanya akan terasa antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, warga diimbau untuk menghindari paparan sinar UV secara langsung. <br /> <br />Selain menggunakan pelindung seperti topi dan kacamata hitam, warga juga diimbau menggunakan pelembab tabir surya dengan minimal SPF 30 dan diulangi setiap 2 hingga 3 jam. <br /> <br />Baca Juga Merasa Cuaca Panas Terik Sebulan Terakhir? Ternyata Ini Penyebabnya di https://www.kompas.tv/article/401030/merasa-cuaca-panas-terik-sebulan-terakhir-ternyata-ini-penyebabnya <br /> <br />_____ <br /> <br />Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam nonstop di https://www.kompas.tv/live. <br /> <br />Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Yuk, subscribe channel YouTube Kompas TV! <br /> <br />Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/402686/cuaca-panas-ekstrem-warga-eksperimen-goreng-kerupuk-telur-di-bawah-terik-matahari
