BANDARA KUALANAMU, KOMPAS.TV - Keluarga Aisiah, wanita korban yang jatuh dari lift Bandara Kualanamu akhirnya melaporkan 6 perusahaan ke Bareskrim Polri. <br /> <br />Ke enam perusahaan tersebut dilaporkan atas dugaan kelalaian pihak bandara hngga menyebabkan korban meninggal dunia. <br /> <br />Sementara pihak keluarga juga menyebut sempat kesulitan untuk mengakses rekaman CCTV dari pihak bandara. <br /> <br />Pasca peristiwa ini, pengelola bandara mengklaim ada 4 lift di Bandara Kualanamu yang disebut dibuat oleh pabrikan sudah sesuai dengan desain konstruksi Bandara Kualanamu. <br /> <br />Sementara saat meninjau lokasi lift, Ombudsman Sumatera Utara mendapati sejumlah temuan. <br /> <br />Salah satunya temuan lift yang dikeluhkan sering macet dan adanya dugaan kelalaian dalam hal perawatan sarana dan prasarana bandara. <br /> <br />Diketahui, saat ini ada 5 personel pengelola Bandara Kualanamu yang dinonaktifkan. <br /> <br />Kelimanya dinonaktifkan sejak 1 Mei 2023. <br /> <br />Baca Juga AKBP Achiruddin Dipecat dari Polri, Segera Hadapi Sidang Pidana Pembiaran Penganiayaan di https://www.kompas.tv/article/403245/akbp-achiruddin-dipecat-dari-polri-segera-hadapi-sidang-pidana-pembiaran-penganiayaan <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/403247/keluarga-wanita-tewas-jatuh-di-lift-bandara-kualanamu-medan-laporkan-6-perusahaan-ke-polisi