PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Rombongan Bhante atau biksu yang berjalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur, telah memasuki wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. <br /> <br />Rombongan disambut warga, dan 6 pemuka agama yang ada di Indonesia. <br /> <br />Rombongan Bhante atau Biksu yang melakukan Ritual Tudhong dengan berjalan kaki dari Thailand menuju Candi Borobudur, tiba di wilayah Pekalongan, pada Kamis (24/5) siang. <br /> <br />Ribuan warga dari semua kalangan berjejer di pinggir jalan, untuk menyambut langsung rombongan para biksu ini. <br /> <br />Bahkan ada warga yang setia menunggu kedatangan rombongan, dengan menyiapkan sejumlah perbekalan. <br /> <br />Setelah menempuh perjalanan dari Klenteng Tjen Gie Bio Ulujami Pemalang, 32 biksu beserta rombongan tiba di Kanzus Sholawat Habib Luthfi bin Ali Yahya. <br /> <br />Para Banthe ini menyempatkan minum air putih dan teh khas Pekalongan yang disajikan. <br /> <br />Lebih dari 3.300 kilometer para biksu ini telah berjalan. <br /> <br />Sambutan hangat warga dari kota-kota yang disinggahi, termasuk Pekalongan, membuat para biksu terharu. <br /> <br />Warga dari berbagai latar belakang dan agama yang menyambut, bahkan menanti para Banthe, menunjukkan toleransi umat beragama di Indoensia yang begitu tinggi. <br /> <br />Tradisi Ritual Thudong yang dilakukan para biksu, dari Bangkok - Thailand ke Indonesia dengan tujuan ke Candi Borobudur, adalah sebagai salah satu bentuk perjalanan religi menjelang Hari Raya Waisak. <br /> <br />Masih ada sekitar 135 kilometer lagi yang harus ditempuh, keyakinan terhadap kebajikan membuat mereka tak pernah surut atau menyerah untuk menyelesaikan ritual ini. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/410440/momen-banthe-disambut-ribuan-warga-pekalongan-sebelum-lanjut-perjalanan
