KOMPAS.TV - Balita berusia 3 tahun di Samarinda dirawat intensif di rumah sakit karena terdeteksi positif narkoba. Sebelumnya anak tersebut diberi minuman oleh tetangganya. <br /> <br />Terkait kronologi kasus Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Kalimantan Timur, Rina Zainun mengatakan, kejadian bermula saat ibu korban diundang untuk mencari uban tetangganya. <br /> <br />Ibu korban mendatangi rumah pelaku dengan sang anak. Sang anak yang mengeluh kehausan diambilkan minum dalam botol yang tinggal separuh. <br /> <br />Sepulangnya ke rumah, ibu korban melihat keanehan dari perilaku anak. Anak tidak tidur, bicara sendiri tidak mau berhenti sampai suaranya serak. <br /> <br />Selain itu korban tidak mau makan dan minum susu, namun terus aktif dan berhalusinasi. <br /> <br />Dari kecurigaan itu, korban dilarikan ke rumah sakit oleh ibu. Barulah diketahui bahwa hasil urine anak tersebut mengandung metafetamina. <br /> <br />Ibu korban sempat mengirim pesan ke tetangga yang memberikan air karena anaknya tidak tidur. Namun tetangga tersebut menjawab air itu ia dapat dari warung. <br /> <br />Saat ini sang anak tengah menjalani rehabilitasi untuk pemulihan fisik dan psikis. <br /> <br />Baca Juga Balita Positif Narkoba di Samarinda Jalani Rehabilitasi di https://www.kompas.tv/video/416018/balita-positif-narkoba-di-samarinda-jalani-rehabilitasi <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/416221/kronologi-balita-positif-narkoba-anak-tidak-tidur-dan-bicara-terus-sampai-suaranya-serak
