KEDIRI, KOMPAS.TV - Warga lingkungan Dander dan Desa Tugurejo Kediri ini, melemparkan material limbah sisa pembakaran, di depan Pabrik Gula Pesantren. Mereka meluapkan kekecewaannya ini, saat berunjuk rasa penolakan polusi limbah. <br /> <br />Warga yang berhasil masuk ke halaman kantor pabrik, kembali melemparkan material limbah. Hal itu sebagai bentuk kekecewaan mereka, atas polusi pabrik yang ada selama ini. <br /> <br />Menurut warga, limbah sisa pembakaran pabrik gula Pesantren, membuat lingkungan mereka menjadi kotor dan berdebu. Warga menilai, kompensasi yang selama ini mereka dapatkan, tidak sebanding dengan kotornya lingkungan. <br /> <br />Warga menuntut kompensasi berupa gula 10 kilogram dan uang 100 ribu Rupiah, untuk setiap 1 kepala keluarga. jumlah tersebut, diminta diberikan 3 kali selama musim giling. <br /> <br />Sementara itu, pihak pabrik gula pesantren kediri, sejauh ini masih mempertimbangkan tuntutan tersebut. Keputusan dari hasil mediasi itu, akan disampaikan pada pekan depan. <br /> <br />#kediri #limbah #pabrik #pabrikgulapesantren #polusi #beritakediri <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/420864/warga-kediri-demo-polusi-limbah-pembakaran-pabrik-gula