Surprise Me!

Cara Kurban Panji Gumilang Beda dari yang Lain, Terkuak Nama Sesungguhnya Ternyata Ini

2023-07-07 2 Dailymotion

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang tengah menjadi sorotan lantaran pernyataannya memicu kontroversi.<br /><br />Ia kini terlilit terkait dugaan penistaan agama.<br /><br />Seiring dengan itu, sejumlah sikap kontroversinya pun muncul ke hadapan publik.<br /><br />Salah satunya mengenai ajaran berkurban saat Idul Adha.<br /><br />Panji Gumilang rupanya memiliki ajaran sendiri terkait berkurban. Ia mengajarkan bila berkurban tidaklah disembelih melainkan diternak.<br /><br />Dia mengatakan, kurbannya bisa dicicil dan itu tidak dalam bentuk kambing dipotong. Kambingnya nanti diternak di sana, dikutip dari kanal YouTube Herri Pras.<br /><br />Alasan Panji Gumilang adalah mereka memakai asas manfaat, di mana hewan-hewan kurban itu tidak dibiarkan untuk dipotong.<br /><br />Tetapi dikembangbiakkan supaya lebih besar dan banyak.<br /><br />“Kalau cuman dipotong, Cuma saat itu saja. Kambing, sapi itu diternak di sana, dibesarkan,” terangnya.<br /><br />Akan tetapi, antan jamaah Ponpes Al Zaytun, Ken Setiawan mengatakan setelah diternak justru tidak tahu hewan-hewan tersebut lantas dimanfaatkan untuk apa.<br /><br />“Kita nggak tahu, yang tahu Panji Gumilang,” sebut dia.<br /><br />Diketahui, Panji Gumilang bernama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang.<br /><br />Ia merupakan pria kelahiran Gresik, Jawa Timur, pada 30 Juli 1946.<br /><br />Panji Gumilang mendirikan Pondok Pesantren Al-Zaytun pada 1996. Istri Panji Gumilang bernama Farida Al-Widad.<br /><br />Dia memiliki seorang putri yang diberi nama Anis Khairunnisa. Wanita kelahiran 25 Mei 1980 ini pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu.<br /><br />Sedangkan anak laki-laki Panji Gumilang bernama Imam Prawoto. Kini Imam menjabat sebagai rektor Institut Agama Islam Al Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) Indramayu, Jawa Barat.<br /><br />Sebagai pemimpin pondok pesantren, Panji Gumilang dinilai kontroversial karena sejumlah perkataan dan perbuatannya dinilai bertentangan dengan umat Islam pada umumnya.<br /><br />Beberapa kontroversi yang mencuat belakangan ini diantaranya tata cara salat ied di pesantren tersebut yang berbeda, yakni dengan mencampurkan shat laki-laki dan perempuan.<br /><br />Selain itu, di pesantren Al Zaytun juga terdapat sejumlah doktrin tak biasa, seperti menyanyikan lagu Yahudi, diduga menghalalkan perzinahan dan menyatakan pergi haji tak perlu ke Mekkah.<br /><br />Akibatnya, ponpes yang ada di Kabupaten Indramayu itu sempat didemo oleh sekelompok orang. Mereka meminta kepada pemerintah agar menutup ponpes itu karena dinilai meresahkan.<br /><br />Di balik sosoknya yang kini kerap kali mengundang kontroversi, terungkap masa lalu seorang Panji Gumilang.<br /><br />Masa lalunya dibeberkan oleh seorang pria bernama Endang Rahmat (64) yang merupakan warga Desa mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.<br /><br />Endang mengaku mengenal Panji Gumilang sejak era 1960an. Ketika itu nama Panji adalah Abdussalam.<br /><br />Pria asal Pendeglang, Banten itu mengaku pernah menjadi tetangga Abdussalam alias Panji Gumilang.<br /><br />Menurut Endang, pada era 1967-1968, Abdussalam dikenal warga Menes, Banten sebagai salah satu guru yang mengajar di madrasah tsnawiyah.<br /><br />...

Buy Now on CodeCanyon