LUMAJANG, KOMPAS.TV - Terjangan banjir lahar hujan Gunung Semeru yang terjadi sejak dua hari lalu, mengakibatkan sejumlah motor milik warga dan alat berat penambang rusak parah akibat terseret lahar. <br /> <br />Tidak ada korban jiwa saat peristiwa ini. <br /> <br />Kondisi Jembatan Gantung Kali Regoyo di Desa Sumberwuluh, Lumajang, kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan tidak bisa dilewati. <br /> <br />Jembatan sepanjang seratus meter lebih ini, rusak parah dan tidak layak digunakan, terdampak banjir lahar hujan Semeru. <br /> <br />Baca Juga Jembatan Gantung di Desa Sumberwuluh Lumajang Ambruk, Ini Kata Khofifah! di https://www.kompas.tv/video/423973/jembatan-gantung-di-desa-sumberwuluh-lumajang-ambruk-ini-kata-khofifah <br /> <br />Selain merobohkan tiga jembatan, jembatan yang berada di Dusun Kali Putih, Desa Nguter ini tertutup material lahar, berupa kayu, batu besar, akses antar kecamatan pun terputus. <br /> <br />Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir bandang lahar dingin Semeru selama 14 hari. <br /> <br />Warga diminta waspada, karena banjir lahar dingin masih mengintai, karena intensitas hujan yang tinggi. <br /> <br />Masa tanggap darurat bencana diputuskan, menyusul banjir yang menerjang sejumlah kawasan di enam kecamatan wilayah Lumajang. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/423975/pemkab-lumajang-masa-tanggap-darurat-banjir-lahar-dingin-semeru-selama-14-hari