JAKARTA, KOMPAS.TV - Satu anggota sindikat internasional penjualan ginjal, ditangkap di tol dalam kota di Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. <br /> <br />Pelaku bernama Ramdani, berperan sebagai perekrut, dan membantu pembuatan paspor para korban untuk diberangkatkan ke Kamboja. <br /> <br />Saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan di Polda Metro Jaya. <br /> <br />Salah satu tersangka sindikat penjualan organ ginjal buka bukaan bagaimana modus jaringan internasional bekerja dan siapa saja yang terlibat. <br /> <br />Hanim yang sebelumnya juga menjadi pendonor ginjal, menyebutkan adanya keterlibatan seorang perempuan, yang biasa disebut Miss Huang. <br /> <br />Dia menguasai tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Mandarin, dan Kamboja, hingga mempermudah komunikasi antara korban, pembeli, dan pihak rumah sakit di Kamboja. <br /> <br />Saat ini, Polda Metro Jaya telah menerbitkan daftar pencarian orang terhadap Miss Huang yang sampai saat ini keberadaan dan kewarga-negaraannya, belum diketahui. <br /> <br />Sindikat ini memilih rumah sakit di Kamboja, karena proses yang mudah serta berada di tempat mudah dijangkau para pasien. <br /> <br />Hingga kini, polisi telah menangkap 12 tersangka yang berperan sebagai perekrut, terkait praktik penjualan organ tubuh manusia, jaringan Kamboja. <br /> <br />Pelaku yang ditangkap di Palembang ini, mengaku ada 24 orang yang diberangkatkan ke Kamboja, sebagai pendonor ginjal. <br /> <br />Total 122 orang, jadi korban sindikat penjualan ginjal ke Kamboja. <br /> <br />Baca Juga Ditinggal Shalat Subuh di Masjid, Satu Motor Milik Jemaah di Bengkulu Hilang Digasak Maling di https://www.kompas.tv/video/428152/ditinggal-shalat-subuh-di-masjid-satu-motor-milik-jemaah-di-bengkulu-hilang-digasak-maling <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/428154/polisi-tangkap-anggota-sindikat-penjualan-ginjal-orang-indonesia-ke-kamboja
