KOMPAS.TV - Terkait penanganan polemik Ponpes Al-Zaytun, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menunggu pelimpahan dan tugas yang diberikan oleh Menko Polhukam. <br /> <br />Menurut Yaqut, penanganan polemik Ponpes Al-Zaytun masih terus berlangsung, tetapi perlu kehati-hatian. <br /> <br />Kemenag saat ini akan memprioritaskan para santri dan siswa di Pondok Pesantren Al-Zaytun agar tetap memiliki hak untuk belajar. <br /> <br />Sebelumnya pada Kamis (27/7) kemarin, Pimpinan Pondok Pesantrean Al-Zaytun, Panji Gumilang, sempat tidak datang karena alasan sakit. <br /> <br />Namun, Sabtu (29/7) siang Panji Gumilang terlihat memantau taman dan bangunan di area gerbang depan pondok pesantren. <br /> <br />Saat ditanya absen dari pemanggilan Bareskrim Polri, Panji Gumilang menyatakan bagian tangan kirinya sakit, karena mengalami patah tangan,sehingga tidak bisa memenuhi pemanggilan Bareskrim Polri. <br /> <br />Ditemani sejumlah pegawainya, Panji Gumilang sempat menyapa sejumlah wartawan yang sempat menanyakan kondisinya di depan pintu gerbang Ponpes Al-Zaytun. <br /> <br />Baca Juga Tak Hadir Panggilan Bareskrim Polri, Panji Gumilang Klaim Sakit Karena Patah Tangan! di https://www.kompas.tv/video/430290/tak-hadir-panggilan-bareskrim-polri-panji-gumilang-klaim-sakit-karena-patah-tangan <br /> <br />Terkait tidak datangnya Panji Gumilang dalam pemeriksaan oleh Bareksirm Polri, Pimpinan Pondok Pesantrean Al-Zaytun ini akan dipanggil ulang, tanggal 1 Agustus 2023; sebagai Saksi untuk kasus dugaan pensistaan agama. <br /> <br />Tak hanya Panji, istrinya juga akan dipanggil Bareskim Polri terkait kasus penistaan agama dengan terlapor Panji Gumilang suaminya. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/430293/soal-polemik-ponpes-al-zaytun-menag-yaqut-minta-semua-pihak-tetap-utamakan-hak-belajar-santri