JAKARTA, KOMPASTV - Polda Metro Jaya membantah kabar bahwa ada tiga anggota kepolisian terlibat memasok senjata untuk D-E, tersangka teroris yang merupakan pegawai BUMN PT KAI. <br /> <br />Hal tersebut disampaikan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers, Jumat (18/8). <br /> <br />"Beredar bahwa beberapa anggota Polri terlibat jaringan teroris.Kami perlu tegaskan, anggtoa polri tidak ada hubungannya dengan jaringan teror," ungkap Hengki. <br /> <br />Hengki mengatakan memang ada tiga anggota Polri tengah diproses karena terlibat jual-beli senjata ilegal, namun tidak berkaitan dengan kelompok teroris. <br /> <br />Sementara, Hengki mengklaim pemasok senjata untuk D-E, teroris yang ditangkap di Bekasi sudah pula ditangkap dan bukan anggota kepolisian. <br /> <br />"Ini berita yang salah, penyuplai senjata MNC dan G2 Combat sudah kami tangkap, itu sipil" lanjut Hengki. <br /> <br />Video Editor: Novaltri Sarelpa <br /> <br />Baca Juga Polda Metro Tangkap Pemasok Senjata Rakitan Milik DE Pegawai KAI yang Jadi Tersangka Teroris di https://www.kompas.tv/nasional/436034/polda-metro-tangkap-pemasok-senjata-rakitan-milik-de-pegawai-kai-yang-jadi-tersangka-teroris <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/436066/polda-metro-bantah-ada-tiga-polisi-pasok-senjata-teroris-bekasi-pegawai-bumn
