MAKASSAR, KOMPAS.TV - Warga binaan di rutan kelas satu Makassar, Sulawesi Selatan diajarkan membatik. Langkah ini dilakukan sebagai bekal mereka jika keluar dari penjara sekaligus mengurangi dampak depresi selama menjalani hukuman. <br /> <br />Para pengerajin batik ini nampak serius, Dengan teliti mereka memainkan centing, membentuk pola aksara lontara, huruf dalam bahasa bugis Makassar. <br /> <br />Jika melihat sepintas, anda mungkin tak percaya jika mereka merupakan warga binaan, di rutan kelas satu Makassar. Mereka kini mahir membatik, meski masih berada di dalam jeruji besi. <br /> <br />Membatik jadi salah satu skill yang diajarkan pada warga binaan di tempat ini. Selain unutk mengurangi depresi, ini juga bisa jadi modal mereka jika kelak keluar dari penjara <br /> <br />Hasil karya warga binaan ini nantinya akan di promosikan oleh pihak rutan. Ini bisa jadi penyemagat mereka untuk tetap berkarya meski masih berstatus tahanan. <br /> <br />#membatik <br /> <br />#parapengrajin <br /> <br />#rutan <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/440924/warga-binaan-diajarkan-membatik-untuk-kurangi-depresi