KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, sudah berlangsung hampir sepekan dan menghanguskan 274 hektar lahan dan hutan di kawasan itu. <br /> <br />kebakaran dipicu percikan flare yang digunakan pengunjung untuk melakukan pemotretan pranikah pada Rabu (6/9) lalu. <br /> <br />Meski sudah bisa dikendalikan, titik api masih muncul di kawasan pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. <br /> <br />Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, ada 40 titik api yang membakar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. <br /> <br />Karhutla terus terjadi, pemerintah daerah harus sudah punya sistem pencegahan dan mitigasi yang terpadu dan cepat untuk mengantisipasi kebakaran agar tidak terjadi dan makin meluas. <br /> <br />Baca Juga Kebakaran Lahan dan Hutan Semakin Meluas! 3 Satelit NASA Lacak 7.565 Titik Api Se-Indonesia! di https://www.kompas.tv/video/440683/kebakaran-lahan-dan-hutan-semakin-meluas-3-satelit-nasa-lacak-7-565-titik-api-se-indonesia <br /> <br />#karhutla #titikpanas #klhk <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/442919/per-12-september-2023-klhk-catat-ada-845-titik-panas-di-indonesia-sudahkah-berstatus-darurat
