SAMARINDA, KOMPAS.TV - Wali Kota Samarinda resmi menetapkan status tanggap darurat kebakaran tempat pembuangan akhir, TPA Bukit Pinang. Seluruh tim disiagakan 24 jam untuk berjibaku memadamkan api. <br /> <br />Kebakaran TPA Bukti Pinang terjadi sejak hari Minggu (24/09) dan hingga Rabu (27/09) siang, sejumlah titik asap masih terlihat di area TPA. <br /> <br />Kebakaran ini juga berdampak pada kondisi udara memburuk dan menyebar hingga sejumlah kota di Samarinda. <br /> <br />Tim gabungan dari BPBS, Disdamkar, TNI-Polri dan Relawan Samarinda diterjunkan untuk memadamkan api. <br /> <br />Namun kondisinya masih terbakar dan meluas. Titik api yang berada di lereng membuat alat berat sulit menjangku. <br /> <br />Beragam metode dilakukan seperti membalikan sampah dan menyiram dengan cairan foam. <br /> <br />Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda memastikan kondisi udara masih di zona biru atau sedang. <br /> <br />Cuaca panas puncak musim kemarau menjadi salah satu penyebab kebakaran lahan. <br /> <br />BMKG memperkirakan musim kemarau terjadi hingga awal Oktober nanti. <br /> <br />Baca Juga Asap Masih Mengebul! Inilah Pemandangan Upaya Pemadaman di TPA Bukit Pinang Samarinda di https://www.kompas.tv/video/447144/asap-masih-mengebul-inilah-pemandangan-upaya-pemadaman-di-tpa-bukit-pinang-samarinda <br /> <br />#tpabuktipinang #samarinda #kebakarantpa <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/447317/kebakaran-tpa-bukti-pinang-di-samarinda-berstatus-tanggap-darurat-tim-pemadaman-disiagakan-24-jam
