AMBON, KOMPAS.TV - Kembangkan kemampuan anak-anak berkebutuhan khusus, Sanggar Numa Aunusan Mahai atau Rumah Berkat Kehidupan, memberi latihan pembuatan kerajinan tangan kepada sejumlah anak berkebutuhan khusus, di Dusun Ekan Desa Urimesing, Kota Ambon. <br /> <br />Berkat pelatihan ini, kini mereka telah menghasilkan puluhan karya yang sudah dijual hingga ke Belanda. <br /> <br />Tergerak untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus yang sering kali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. <br /> <br />Pauline Joel Parera, Pemilik Sanggar Numa Aunusan Mahai atau Rumah Berkat Kehidupan di Dusun Ekan, Desa Urimesing, Ambon, Maluku merekrut sejumlah anak-anak berkebutuhan khusus untuk dilatih membuat kerajinan tangan, agar dapat mengembangkan kemampuan mereka. <br /> <br />Baca Juga Pesona Suling Tambur dari Bumi Raja Ampat, Tarian yang Ada Seabad Lalu di https://www.kompas.tv/video/453776/pesona-suling-tambur-dari-bumi-raja-ampat-tarian-yang-ada-seabad-lalu <br /> <br />#belanda #ekspor <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/453780/karya-anak-berkebutuhan-khusus-asal-sanggar-rumah-berkat-kehidupan-diminati-hingga-belanda