TEGAL, KOMPAS.TV - Harga cabai rawit merah naik seratus persen, dari Rp40 ribu kini menjadi Rp80 ribu di Kota Tegal, Jawa Tengah. <br /> <br />Kenaikan harga juga terjadi pada jenis cabai lainnya, dan bawang merah. <br /> <br />Mahalnya harga berbagai jenis cabai di Pasar Pagi Kota Tegal, Jawa Tengah, dikeluhkan pedagang ataupun pembeli. <br /> <br />Imbasnya, banyak pembeli mengurangi pembelian. <br /> <br />Baca Juga Akibat Musim Kemarau, Harga Cabai di Kota Baubau Naik Jadi Rp 300.000 Per Kg di https://www.kompas.tv/video/457739/akibat-musim-kemarau-harga-cabai-di-kota-baubau-naik-jadi-rp-300-000-per-kg <br /> <br />Naiknya harga cabai ini terjadi secara bertahap, seiring menurunnya hasil panen akibat kemarau panjang. <br /> <br />Pasokan dari petani pun berkurang, karena banyak tanaman cabai gagal panen hingga mati. <br /> <br />Pedagang memprediksi, kenaikan harga cabai masih akan terus naik. <br /> <br />Mereka berharap pemerintah bisa menstabilkan harga. <br /> <br />Harga semua jenis cabai di pasar tradisional di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah juga meroket. <br /> <br />Di Pasar Tradisional Kajen, harga cabai rawit merah atau setan menyentuh angka Rp90 ribu perkilogram. <br /> <br />Harga ini naik Rp10 ribu dari hari sebelumnya yang hanya Rp80 ribu perkilonya. <br /> <br />Sementara cabai rawit hijau dan cabai rawit merah, kini Rp60 ribu perkilogramnya dari harga semula Rp20 ribu. <br /> <br />Menurut pedagang, kenaikan harga cabai karena tidak ada pasokan dari distributor, dan gagal panen di sejumlah daerah penghasil, <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/458087/harga-cabai-melonjak-naik-diduga-terimbas-gagal-panen-akibat-kemarau-panjang
