Surprise Me!

Turun-Temurun Budaya Kerajaan Majapahit, Tertuang Lewat Indahnya Wayang Kulit Gagrak Porongan

2023-11-09 32 Dailymotion

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Wayang Kulit Gagrak Jawa Timuran, atau biasa disebut Jekdong. <br /> <br />Konon disebut Jekdong karena bunyi dari "Keprak" yang kemudian disambut dengan kendang hingga berbunyi dong. <br /> <br />Salah satu seniman Wayang Jekdong atau Gagrak Porongan adalah Ki Didik Iswandi. <br /> <br />Ia mengungkapkan bahwa kepopuleran seni pertunjukan, asal Kecamatan Porong ini dimulai sekitar awal kemerdekaan, yakni tahun 1945, dari Guru Besar dari Surabaya, Ki Gunarso. <br /> <br />Namun, asal-muasal dari Wayang Porongan ini dibawa oleh Raden Adipati Arya Suryodiningrat, keturunan ke-15 dari Kerajaan Majapahit yang tersebar ke Mojokerto hingga Surabaya. <br /> <br />Perbedaan mendasar antara wayang dari daerah Jawa Tengah, dengan wayang atau Gagrak Porongan ini bertumpu pada bahasa yang digunakan. <br /> <br />Bahasa yang dipakai, yakni khas bahasa suku atau bahasa khas Jawa Timur. <br /> <br />Seniman asli Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo ini ingin generasi muda, lebih mencintai, dan melestarikan budaya leluhur asli Indonesia, terutama wayang kulit. <br /> <br />Baca Juga Saat Budaya Jepang dan Thailand Menyatu Jadi Sebuah Hotel, Tengok Hotel Dusit Thani di Kyoto! di https://www.kompas.tv/video/455575/saat-budaya-jepang-dan-thailand-menyatu-jadi-sebuah-hotel-tengok-hotel-dusit-thani-di-kyoto <br /> <br />#wayangkulit #gagrakporongan #wayangjekdong <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/459262/turun-temurun-budaya-kerajaan-majapahit-tertuang-lewat-indahnya-wayang-kulit-gagrak-porongan

Buy Now on CodeCanyon