JAKARTA, KOMPAS.TV - Bakal Capres Ganjar Pranowo dalam akun media sosialnya, mengaku tercenung dan mencermati putusan Majelis Kehormatan MK, MKMK. <br /> <br />Namun putusan itu tak memiliki pertanggungjawaban kepada rakyat secara hukum, meski Anwar Usman sebagai Hakim Konstitusi telah diputus melakukan pelanggaran etik berat. <br /> <br />Baca Juga Safari Politik ke Pematang Siantar, Ganjar Senang Bertemu dengan Masyarakat! di https://www.kompas.tv/video/460161/safari-politik-ke-pematang-siantar-ganjar-senang-bertemu-dengan-masyarakat <br /> <br />Sebelumnya, Putusan Majelis Kehormatan MK yang mencopot Anwar Usman dari posisinya sebagai Ketua MK terus menuai sorotan. <br /> <br />Pasca MKMK memutus Anwar Usman melanggar etik berat, legitimasi Putusan MK mengenai syarat batas usia capres-cawapres dipertanyakan banyak pihak, termasuk bacapres Ganjar Pranowo. <br /> <br />Sebagai salah satu capres di Pilpres 2024, Ganjar turut mengkritisi aturan MK dan meminta masyarakat untuk tak diam saja. <br /> <br />Ganjar mengaku gelisah mengapa putusan dengan masalah etik tetap saja dijalankan. <br /> <br /> <br /> <br />#ganjarpranowo #putusanmkmk #anwarusman <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/460164/sikapi-putusan-mkmk-ganjar-pranowo-apa-ada-pertanggungjawaban-kepada-rakyat-secara-hukum