KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo merespons dugaan adanya keterlibatan jaringan perdagangan orang mengenai kedatangan pengungsi Rohingya di Indonesia. <br /> <br />Jokowi mengatakan telah mendapatkan laporan mengenai kedatangan pengungsi Rohingya yang semakin bertambah dan adanya dugaan keterlibatan jaringan perdagangan orang. <br /> <br />Jokowi menegaskan akan menindak jaringan TPPO yang terlibat. <br /> <br />Untuk sementara waktu, pemerintah tetap akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi yang telah berada di Indonesia. <br /> <br />Polisi menangkap 3 warga Lhokseumawe, Aceh karena membawa kabur 6 pengungsi Rohingya yang ditampung di gedung bekas Imigrasi. <br /> <br />Mereka nekat membawa kabur 6 pengungsi Rohingya itu atas perintah seseorang berinisial K yang kini masih diburu polisi. <br /> <br />Menurut pengakuan pelaku, mereka dibayar sebesar Rp 300.000 untuk setiap pengungsi Rohingya yang dibawa. <br /> <br />Hingga kini jumlah pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari penampungan Lhokseumawe mencapai 30 orang. <br /> <br />Baca Juga Polisi Tangkap 3 Warga Aceh yang Bawa Kabur 6 Pengungsi Rohingya di https://www.kompas.tv/video/467626/polisi-tangkap-3-warga-aceh-yang-bawa-kabur-6-pengungsi-rohingya <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/467644/jokowi-tindaklanjuti-dugaan-keterlibatan-jaringan-perdagangan-orang-terkait-pengungsi-rohingya