ACEH, KOMPAS.TV - 137 pengungsi Rohingya yang mendarat di desa Lamreh, Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu (16/12) lalu hingga kini masih bertahan di basement Balai Meuseuraya Aceh. <br /> <br />Mereka menanti relokasi ke tempat penampungan selanjutnya yang disediakan pemerintah bersma UNHCR dan IOM. <br /> <br />Baca Juga 8 Pengungsi Rohingya di NTT Diamankan: Fasih Berbahasa Indonesia dan Punya KTP WNI! di https://www.kompas.tv/video/469525/8-pengungsi-rohingya-di-ntt-diamankan-fasih-berbahasa-indonesia-dan-punya-ktp-wni <br /> <br />Pengungsi Rohingya masih bertahan dengan kondisi seadanya di basement Gedung Balai Meuseuraya Aceh sejak minggu lalu, karena pihak UNHCR, IOM, dan pemerintah belum merelokasi mereka ketempat penampungan selanjutnya. <br /> <br />137 pengungsi Rohingya yang bertahan di Balai Meuseuraya Aceh, merupakan anak-anak dan perempuan. <br /> <br />Mereka sangat membutuhkan pakaian dan perlengkapan bayi, selama bertahan di penampungan sementara ini. <br /> <br />Meski sempat terjadi penolakan para pengungsi Rohingya saat mendarat di Aceh Besar, namun tak semua warga Aceh yang menolak kehadiran mereka. <br /> <br />Sebagian memberikan bantuan berupa pakaian dan perlengkapan bayi. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/469702/137-pengungsi-rohingya-di-balai-meuseuraya-aceh-menanti-untuk-direlokasi