SOLO, KOMPAS.TV - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy menanggapi soal yel dan jargon "Solo Bukan Gibran" yang sempat viral beberapa waktu lalu. <br /> <br />Ia menilai wajar karena kader PDI Perjuangan merasa dikhianati oleh Gibran yang kemudian menjadi cawapres Prabowo Subianto. <br /> <br />Selain itu, kata Rudy, ada janji yang diingkari yang pernah diucapkan Gibran ketika berkampanye sebagai calon Wali Kota. <br /> <br />"Rakyat dulu memilih yang dikoordinir PDI Perjuangan janjinya apa tegak lulus, janjinya jadi Wali Kota selesai 5 tahun. Inilah janji-janji lain yang belum dilakukan sudah saya pesankan, jadi kalau ada yang menyampaikan Solo Bukan GIbran itu hak masyarakat," ujar FX Rudy ditemui di Solo, Senin (1/1/2024). <br /> <br />Sebelumnya, yel dan jargon "Solo Bukan Gibran" sempat viral beberapa waktu lalu. <br /> <br />Selain yel-yel kader PDI Perjuangan saat di Taman Sunan Jogokali, spanduk bertuliskan senada juga bertebaran walau akhirnya dicopot karena melanggar aturan. <br /> <br />Baca Juga "Solo Bukan Gibran", Gibran: Ya Enggak Apa-apa di https://www.kompas.tv/regional/472915/solo-bukan-gibran-gibran-ya-enggak-apa-apa <br /> <br />#solobukangibran #fxrudy #gibran <br /> <br />Video Editor: Firmansyah <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/473549/soal-jargon-solo-bukan-gibran-fx-rudy-masyarakat-punya-hak-menilai