JAKARTA, KOMPAS.TV - KPU akan kembali menggelar debat ke-5 Pilpres 2024 yang salah satu temanya adalah soal ketenagakerjaan. Dalam visi misinya, pasangan capres cawapres janjikan penciptaan lapangan kerja sebanyak 15 juta hingga 19 juta. <br /> <br />Pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar menjanjikan penyedian 15-17 juta juta lapangan kerja. <br /> <br />Dalam berbagai kesempatan, Capres Anies Baswedan menyoroti soal banyaknya investasi yang masuk ke Indonesia, namun tidak mampu menyerap banyak tenaga kerja. <br /> <br />Sementara pasangan Prabowo-Gibran menyatakan optimismenya bisa membuka 19 juta lapangan kerja. <br /> <br />Capres Prabowo Subianto saat berkampanye di Subang, Jawa Barat menjanjikan pembangunan 13 kota baru di Pantura, Jawa Barat. Pembangunan 13 kota itu akan mampu menyerap 3 juta lapangan kerja. <br /> <br />Pasangan Ganjar-Mahfud juga menjanjikan 17 juta lapangan kerja jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. <br /> <br />Saat berkampanye di beberapa daerah, Ganjar Pranowo sering menerima keluhan warga soal pungli dalam penerimaan tenaga kerja. Ganjar berjanji akan menyikat praktik tersebut. <br /> <br />Sementara Ekonom Indef, Tauhid Ahmad menjelaskan target dari visi-misi tiga capres-cawapres untuk membuka lapangan kerja tidak realistis. <br /> <br />Data BPS menunjukkan jumlah pengangguran dalam 4 tahun terakhir relatif menurun. Tahun 2023 angka pengangguran di Indonesia mencapai 7,86 juta orang. <br /> <br />Akankah capres bisa menawarkan solusi untuk mengatasi pengangguran? Kita nantikan di debat terakhir capres 2024 yang akan digelar pada 4 Februari mendatang. <br /> <br />Baca Juga Respons Ganjar Soal Insiden Warga Bentangkan Spanduk 'Pilih Ganjar' Saat Jokowi Melintas di https://www.kompas.tv/video/481672/respons-ganjar-soal-insiden-warga-bentangkan-spanduk-pilih-ganjar-saat-jokowi-melintas <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/481674/pasangan-capres-cawapres-janji-ciptakan-15-19-juta-lapangan-pekerjaan-bagi-masyarakat