Surprise Me!

Jembatan Bambu Sepanjang 45 Meter di Cilacap Ambruk dan Hanyut Usai Diterjang Banjir

2024-02-01 31 Dailymotion

CILACAP, KOMPAS.TV - Pada Januari lalu, jembatan bambu penghubung antar desa di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kondisinya nyaris ambruk, karena diterjang banjir. <br /> <br />Meski tidak aman dan bisa ambruk kapan saja, jembatan masih digunakan warga, tetapi harus dilintasi secara bergantian. <br /> <br />Anak-anak sekolah mendapat pengawalan orang dewasa saat menggunakan jembatan. <br /> <br />Kini jembatan penghubung Desa Ujung Gagak dengan Desa Panikel, ambruk dan sama sekali tidak bisa dilintasi. <br /> <br />Imbasnya aktivitas warga terganggu, bahkan anak-anak kesulitan tiba di sekolah karena tidak ada akses penyeberangan. <br /> <br />Baca Juga Sejumlah Korban Banjir di Jambi Mulai Diserang Penyakit Diare hingga ISPA di https://www.kompas.tv/video/481755/sejumlah-korban-banjir-di-jambi-mulai-diserang-penyakit-diare-hingga-ispa <br /> <br />Setelah ramai diberitakan, jembatan di atas Sungai Cimeneng itu sempat didperbaiki, dan bisa dilintasi pengendara sepeda motor. <br /> <br />Namun, pada Selasa (31/01) malam, saat hujan besar mengguyur wilayah ini, sungai meluap, dan banjir. <br /> <br />Jembatan sepanjang 45 meter itu tidak mampu menahan terjangan air, ambruk, dan sebagian hanyut terbawa banjir. <br /> <br />Warga berharap, jembatan bambu diganti dengan jembatan permanen, sehingga aktivitas ekonomi dan pendidikan warga tidak terganggu. <br /> <br />Jembatan ini merupakan akses andalan warga. <br /> <br />Jika tidak menggunakan jembatan bambu, warga harus memutar jalan yang jaraknya hingga 14 kilometer lebih jauh untuk mencapai desa lain. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/481794/jembatan-bambu-sepanjang-45-meter-di-cilacap-ambruk-dan-hanyut-usai-diterjang-banjir

Buy Now on CodeCanyon