MAKASSAR, KOMPAS.TV - Naiknya harga beras berdampak terhadap sejumlah penjual makanan di nusantara, seperti penjual nasi kuning di Makassar, Sulawesi Selatan yang harus mengurangi porsi nasi kuning dagangannya. <br /> <br />Biasanya satu porsi lengkap nasi kuning dijual dengan harga Rp 10.000, namun sejak harga beras naik ia harus mengakali naiknya harga beras dengan mengurangi takaran porsi nasi kuning yang dijualnya. <br /> <br />Selain itu, naiknya harga beras juga berpengaruh akan jumlah penjualannya setiap hari yang makin turun. <br /> <br />Sementara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan naiknya harga beras lokal juga berdampak pada omzet penjualan salah satu rumah makan. <br /> <br />Namun pemilik rumah makan menyebut tetap menggunakan jenis beras lokal, karena tidak ingin mengubah cita rasa pada menu makanan yang sudah ada. <br /> <br />Pemilik rumah makan berharap pemerintah agar segera turun tangan menanggulangi kenaikan harga beras lokal yang masih tinggi. <br /> <br />Penjual makanan juga mengharapkan solusi konkret atasi kenaikan harga agar harga bahan makanan bisa lebih terjangkau. <br /> <br />Baca Juga Gibran Rakabuming Buka Suara soal Target Program Pembangunan di Solo di https://www.kompas.tv/video/488551/gibran-rakabuming-buka-suara-soal-target-program-pembangunan-di-solo <br /> <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/488558/para-pedagang-makanan-putar-otak-kurangi-porsi-nasi-imbas-kenaikan-harga-beras
