PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Bencana tanah bergerak di Dukuh Limbangan, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, tidak hanya merusak puluhan rumah, tetapi juga mengakibatkan akses mobilitas warga terhambat. Badan Jalan Provinsi ruas Bumiayu-Sirampog amblas, sehingga hanya menyisakan sebagian jalan yang bisa dilalui. <br /> <br /> <br /> <br />Badan jalan yang amblas sepanjang 17 meter dengan kedalaman satu meter ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Pengemudi harus bersabar dan bergantian dengan arus dari arah berlawanan. <br /> <br /> <br /> <br />Petugas BPBD Budi Sujatmiko mengatakan, arus lalu lintas bagi kendaraan roda empat untuk sementara dialihkan. Pengguna roda empat yang melintas di ruas Jalan Bumiayu-Sirampog menuju Bumijawa harus memutar dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam. <br /> <br /> <br /> <br />Jalur Bumiayu-Sirampog ini sangat vital sebagai mobilisasi sarana transportasi warga masyarakat. Mengingat, Kecamatan Sirampog merupakan salah satu sentra penghasil sayuran yang pendistribusiannya sangat mengandalkan keberadaan jalan ini. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/490693/jalan-ambles-17-meter-di-sirampog-mobilitas-warga-lumpuh
