JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah warga di Jakarta merasakan cuaca panas terik yang dirasakan beberapa waktu belakangan ini. <br /> <br />Hal tersebut pun sempat dikhawatirkan masyarakat sebagai dampak dari gelombang panas. <br /> <br />Gelombang panas memang tengah melanda sejumlah negara di Asia Tenggara, seperti Filipina dan Thailand. <br /> <br />Namun demikian, Indonesia disebut tidak terdampak gelombang panas. <br /> <br />Sementara untuk mengantisipasi cuaca yang panas, masyarakat menggunakan payung ataupun kipas untuk menjaga udara sekitar tetap sejuk. <br /> <br />Menurut Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ada beberapa faktor yang kemudian mengindikasikan untuk suatu kondisi disebut kemungkinan terdampak gelombang panas, di antaranya yakni bila suhu maksimum selama 5 hari berturut-turut berada di atas suhu maksimum standar rata-rata di suatu wilayah. <br /> <br />Sejauh ini, Indonesia masih berada pada suhu 35 hingga 37 derajat celsius. <br /> <br />Masyarakat pun diminta untuk mewaspadai cuaca panas memasuki musim kemarau. <br /> <br />Baca Juga BMKG : Masa Peralihan Sebabkan Cuaca tak Menentu di https://www.kompas.tv/regional/504891/bmkg-masa-peralihan-sebabkan-cuaca-tak-menentu <br /> <br />#bmkg #gelombangpanas #kemarau <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/504987/bmkg-imbau-masyarakat-untuk-waspada-cuaca-panas-jelang-musim-kemarau
