Polda Metro Jaya membongkar sindikat pembuatan uang palsu dan menyita Rp22 miliar upal. Polisi mengamankan 4 orang yang berperan sebagai koordinator hingga pencari tempat untuk memproduksi upal.<br /><br />Para tersangka mengaku mendapatkan pesanan untuk mencetak uang Rp22 miliar palsu dan akan dibayar Rp5,5 miliar oleh pelaku P yang kini masuk DPO. Barang bukti yang berhasil disita polisi berupa mesin cetak, plat warna, kertas plan, alat ultraviolet dan mesin hitung uang.<br /><br />Uang palsu ini rencananya akan digunakan sebagai alat untuk menukar uang asli yang akan didisposal Bank Indonesia.<br /><br />Kontributor: Denhelmi Sajangbati