<br /> Beginilah keseruan tradisi ritual mandi kasai atau memandikan pasangan pengantin ke sungai. Kegiatan ini menjadi tradisi di kota Lubuklinggau.<br /><br /> <br /><br /> Untuk memandikan pasangan pengantin dimulai dengan iring-iringan menuju sungai. Pengantin dinaikkan ke tandu yang diberi nama joli jempano. Tandu ini berbentuk angsa kemudian ditandu oleh kerabat dan teman-teman pasangan pengantin.<br /><br /> <br /><br /> Arak-arakan juga disertai dengan pukulan gong hingga tabuhan rebana. Ketika di sungai, pemimpin adat mulai mendandikan kedua mempelai. Tradisi mandi kasai nemiliki makna mendalam.<br /><br /> <br /><br /> Kemudian kedua pengantin mengenakan kain panjang dan duduk bersimpuh di batu besar sambil didoakan oleh petua adat lalu dimandikan dengan air sungai. Upacara adat ini telah dilakukan sejak abad ke-14.<br /><br /> <br /><br /> Tradisi ini sudah jarang ditemui di kota Lubuklinggau. Hal ini karena harus ada pelara yang memimpin adat ini di mana saat ini pelara sudah sangat langka.<br /><br /> <br /><br /> Reporter: Sudirman<br /><br /> Produser: Reza Ramadhan<br />
