KOMPAS.TV - Revisi Undang-Undang Pilkada batal disahkan oleh DPR setelah mendapat protes dari berbagai kalangan, termasuk para publik figur. <br /> <br />Sejumlah aktor dan komika turut menyuarakan keprihatinan mereka terhadap rencana revisi ini dalam unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. <br /> <br />Salah satu yang paling mencolok adalah aktor Reza Rahadian, yang ikut berunjuk rasa dan bahkan naik ke atas mobil komando untuk menyampaikan orasi. <br /> <br />Reza menyatakan bahwa ia tidak bisa tinggal diam melihat demokrasi dan konstitusi dipermainkan. <br /> <br />Selain Reza, sejumlah komika juga bergantian menyuarakan keprihatinan mereka dari atas mobil komando. <br /> <br />Bersama kelompok massa buruh dan mahasiswa, mereka menekankan pentingnya menjaga konstitusi yang bukan sekadar permainan atau bahan candaan. <br /> <br />Keterlibatan publik figur yang selama ini berdiri di panggung-panggung hiburan menunjukkan bahwa semakin banyak pihak yang sadar dan peduli akan isu-isu penting terkait demokrasi. <br /> <br />Mereka mengingatkan bahwa konstitusi bukanlah hal yang bisa dipermainkan. <br /> <br />Salah satu kalimat yang sering disuarakan oleh para komika dan publik figur dalam aksi ini adalah, "Ketika pejabat mulai melawak, saatnya komedian yang melawan." <br /> <br />Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat masih menunda rapat paripurna untuk pengambilan keputusan terkait revisi UU Pilkada. <br /> <br />#ruupilkada #dpr #komika <br /> <br />Baca Juga Guru Besar Kebijakan Publik UNHAS Angkat Bicara soal DPR Batalkan Revisi UU Pilkada di https://www.kompas.tv/video/532845/guru-besar-kebijakan-publik-unhas-angkat-bicara-soal-dpr-batalkan-revisi-uu-pilkada <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/532847/kawal-putusan-mk-publik-figur-demo-depan-dpr
