PEKANBARU, KOMPAS.TV - Empat ekor satwa dilindungi dilepasliarkan oleh Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau ke habitatnya. <br /> <br />Satwa tersebut telah menjalani serangkaian proses rehabilitasi selama delapan bulan dan telah memiliki sifat liar, sehingga dapat bertahan hidup di alam bebas. <br /> <br />Untuk menuju lokasi pelepasliaran, tim dari BBKSDA Riau menelusuri sungai menggunakan perahu mesin. <br /> <br />Setelah itu, tim melanjutkan perjalanan darat dengan berjalan kaki sambil mengangkat kandang yang berisi satwa dilindungi. <br /> <br />Satwa yang dilepasliarkan di antaranya dua ekor elang brontok, satu ekor kura-kura biku, dan satu ekor kura-kura kaki gajah. Lokasi pelepasliaran dilakukan di kawasan konservasi BBKSDA Riau, yang merupakan habitat satwa langka tersebut. <br /> <br />Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, menyebutkan bahwa dua ekor elang brontok merupakan hasil sitaan oleh Ditreskrimsus Polda Riau, sementara kura-kura merupakan serahan dari warga. <br /> <br />Sebelum dilepasliarkan, satwa tersebut telah menjalani serangkaian proses rehabilitasi di kandang transit BBKSDA Riau. Selain itu, satwa tersebut telah memiliki sifat liar, sehingga dapat bertahan hidup di alam liar. <br /> <br />Diharapkan, dengan pelepasliaran satwa dilindungi ini, mereka dapat berkembang biak dan meningkatkan jumlah populasi di alam. <br /> <br />Baca Juga Balai Karantina di Ambon Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan di https://www.kompas.tv/regional/546857/balai-karantina-di-ambon-gelar-vaksinasi-rabies-gratis-untuk-hewan-peliharaan <br /> <br />#hewan #satwa #bbksda <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/547540/bbksda-riau-melepasliarkan-4-ekor-satwa-dilindungi-ke-habitatnya