JAKARTA, KOMPAS.TV - Bahaya judi online kian meresahkan. <br /> <br />Maraknya judi online tak jarang berujung pada kehancuran rumah tangga dan berbagai masalah sosial lainnya. <br /> <br />Bahkan, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut judi online kini menyasar kalangan remaja khususnya anak-anak. <br /> <br />Mereka mengakses judi online dengan akun milik orangtuanya melalui game online. <br /> <br />Demi mencegah penyebaran judi online, Polresta Malang Kota mendatangi dua sekolah di Kota Malang yakni SMPN 7 dan SMPN 22 untuk memberikan edukasi soal bahaya judi online. <br /> <br />Siswa dinilai rentan terpapar judi online, terlebih mayoritas pelajar sudah memiliki ponsel sehingga relatif mudah mendapatkan akses. <br /> <br />Usai diberi edukasi, para siswa pun yakin, mereka tak perlu coba-coba judi online. <br /> <br />Apalagi mereka punya teman yang sempat melakoni judi online sampai terjerat hutang. <br /> <br />Kasus judi online sendiri kian menjamur. Yang terbaru, di Cirebon, Jawa Barat seorang marketing bank swasta nekat menguras uang tujuh orang nasabah demi bermain judi online dan membayar hutang. <br /> <br />Dari aksi jahatnya sejak akhir 2023, tersangka mengantongi uang lebih dari Rp230 juta. <br /> <br />Sebelumnya, judi online juga menjerat empat ribu anggota TNI. <br /> <br />Temuan itu berdasarkan data dari PPATK dan data internal TNI sepanjang tahun 2024. <br /> <br />Ribuan anggota TNI itu telah diberikan sanksi mulai dari sanksi kedisiplinan, penahanan ringan, penahanan berat hingga sanksi pidana. <br /> <br />Sejak 20 Oktober hingga 5 November, Kementerian Komunikasi dan Digital telah memblokir 227.811 konten terkait judi online. <br /> <br />Untuk menghentikan jeratan judi online, perlu pengawasan dan ketegasan pemerintah serta edukasi kepada masyarakat akan bahaya judi online. <br /> <br />Baca Juga Minta Polri Usut Tuntas Judi Online, Budi Gunawan: Tak Ada Toleransi Pihak Mana pun! | SERIAL JUDOL di https://www.kompas.tv/nasional/553381/minta-polri-usut-tuntas-judi-online-budi-gunawan-tak-ada-toleransi-pihak-mana-pun-serial-judol <br /> <br />#menterikomdigi #judol #judolanakanak <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/553387/menteri-komdigi-meutya-hafid-sebut-judol-kini-sasar-anak-anak-di-bawah-umur