BLITAR, KOMPAS.TV - Seorang petugas kebersihan di Kabupaten Blitar berinisiatif mengubah limbah abu sampah menjadi miniatur candi dan garuda. <br /> <br />Para petugas sampah ini melakukan pengayakan abu sampah di tempat pembuangan sampah Desa Jatinom, Kabupaten Blitar. <br /> <br />Mereka mengayak abu sampah untuk dijadikan miniatur candi dan garuda. <br /> <br />Petugas kebersihan tersebut membuat miniatur candi dan garuda dari bahan abu sampah yang dicampur dengan semen dan tetes tebu. <br /> <br />Setelah diaduk menjadi satu, campuran tersebut dimasukkan ke dalam cetakan hingga melekat erat dan dijemur sampai kering. <br /> <br />Proses pembuatan miniatur ini berawal ketika Redam Sunalis, seorang pria berusia 40 tahun, melihat miniatur yang patah. <br /> <br />Akhirnya, ia mendapat ide untuk memperbaiki dengan membuat cetakan miniatur. <br /> <br />Miniatur dari bahan abu sampah ini mampu mengurangi limbah sampah di TPS Desa Jatinom. <br /> <br />Redam Sunalis sesekali menjual miniatur tersebut kepada pihak pemerintah dan warga sekitar. <br /> <br />Pria berusia 40 tahun itu menjual miniatur candi dan garuda mulai dari harga Rp 70.000 hingga Rp 150.000, tergantung ukuran miniatur. <br /> <br />Selain membuat miniatur, Redam Sunalis juga pernah membuat pot bunga dari limbah popok bayi. <br /> <br />Ia berharap, dengan adanya inisiatif ini, masyarakat dapat lebih menyadari pentingnya mendaur ulang sampah dan menjaga kelestarian lingkungan. <br /> <br />Baca Juga Wisata Edukasi, Pengunjung Bisa Rasakan Pengalaman Berinteraksi dengan Burung di TMII di https://www.kompas.tv/regional/563252/wisata-edukasi-pengunjung-bisa-rasakan-pengalaman-berinteraksi-dengan-burung-di-tmii <br /> <br />#miniatur #bisnis #umkm #daurulang <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/563254/kreatif-petugas-kebersihan-daur-ulang-limbah-abu-sampah-jadi-miniatur-candi
