VATIKAN, KOMPAS.TV - Juru bicara Vatikan mengatakan Paus Fransiskus masih dalam kondisi kritis tetapi stabil. <br /> <br />Parameter darahnya stabil dan tidak mengalami krisis pernapasan lagi seperti yang dialaminya selama akhir pekan lalu. <br /> <br />Menurut Vatikan, pimpinan tertinggi Gereja Katolik itu telah menjalani CT scan lanjutan untuk memeriksa infeksi pada paru-parunya. <br /> <br />Paus juga dikunjungi Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin untuk penandatanganan beberapa dekret pengangkatan santo dan santa baru di Gereja Katolik. <br /> <br />Dalam sakitnya, Paus masih melakukan tugas-tugas yang penting dan esensial untuk pemerintahan Gereja. <br /> <br />Hari Senin waktu setempat, Vatikan dalam buletin malamnya menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Paus Fransiskus sedikit membaik setelah berada dalam kondisi kritis akibat pneumonia di kedua paru-parunya. <br /> <br />Tim medis yang merawat Paus menegaskan, tidak ada serangan pernapasan asma dan beberapa hasil tes laboratorium menunjukkan perbaikan. <br /> <br />Dokter kepala di Rumah Sakit Gemelli, Sergio Alfieri bilang Paus Fransiskus masih dalam pemantauan intensif dan tidak akan dipulangkan sebelum kondisinya benar-benar stabil. <br /> <br />Sementara itu, untuk mendoakan kesehatan Paus, ratusan umat Katolik dan puluhan kardinal berkumpul untuk berdoa bersama pada Senin (24/02) malam waktu setempat. <br /> <br />Doa Rosario dipimpin oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin di Lapangan Santo Petrus. <br /> <br />Sebelumnya pada Minggu (23/02) sore, Vatikan menggelar misa khusus di Basilika Kepausan Santo Yohanes di Roma. <br /> <br />Baca Juga Paus Berjuang Melawan Pneumonia, Ahli Kacamata dan Penjual Es Krim Langganannya Ikut Kirimkan Doa di https://www.kompas.tv/internasional/576562/paus-berjuang-melawan-pneumonia-ahli-kacamata-dan-penjual-es-krim-langganannya-ikut-kirimkan-doa <br /> <br />#pausfransiskus #vatikan #kondisipaus <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/576616/jubir-vatikan-ungkap-kondisi-paus-fransiskus-masih-kritis-namun-stabil