LAMPUNG, KOMPAS TV - Sejumlah personel dari Polres Lampung Tengah dibantu Satbrimob Polda Lampung masih bersiaga di lokasi pembakaran rumah milik lurah di Desa Gunung Agung Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. <br /> <br />Baca Juga Modus Jual Mainan, Kakek Cabuli 7 Anak di Bawah Umur di https://www.kompas.tv/regional/594646/modus-jual-mainan-kakek-cabuli-7-anak-di-bawah-umur <br /> <br />Meski kondisi di lokasi sudah kondusif namun penjagaan masih dilakukan guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tak diinginkan yang menganggu keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. <br /> <br />Tampak pada lokasi, puing bangunan hingga sejumlah rangka mobil yang terbakar masih diberi garis polisi. <br /> <br />Saat ini kasus pembakaran rumah lurah yang dipicu pembunuhan seorang warga hingga penyelewengan bantuan sosial beras masih ditangani oleh polisi. <br /> <br />Setidaknya 1 orang sudah ditetapkan sebagi tersangka pembunuhan, sementara pemilik rumah bernama lurah Sukardi masih diperiksa terkait dugaan korupsi penyelewengan bansos hingga dugaan penimbunan bbm subsidi. <br /> <br />Diketahui peristiwa pembakaran rumah lurah ini terjadi pada sabtu 17 mei lalu, kericuhan masa ini dipicu karena aksi penikaman hingga menewaskan korban supriadi warga desa setempat, oleh seorang pelaku berinisial S yang merupakan kerabat dekat dari oknum lurah tersebut. <br /> <br />Pelaku menikam korban setelah sempat cekcok lantaran tidak terima dengan postingan dimedia sosial soal dugaan penyelewengan bantuan sosial berupa beras yang dilakukan oleh lurah Gunung Agung, Sukardi. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/594648/polisi-masih-berjaga-di-tkp-pembakaran-rumah-lurah
