DELI SERDANG, KOMPAS.TV - Penertiban bangunan oleh Satpol PP di Deli Serdang, Sumatera Utara, ricuh usai mendapatkan penolakan dari sejumlah warga. <br /> <br />Petugas Satpol PP yang masuk ke area pemukiman dengan membawa eskavator mendapat penolakan dari warga hingga terjadi kericuhan. <br /> <br />Satpol PP Deli Serdang berupaya menertibkan sejumlah bangunan yang berdiri di lahan eks Hak Guna Usaha PT Perkebunan Nusantara Dua, atau PTPN-2. <br /> <br />Warga mengaku telah berada di wilayah tersebut bertahun-tahun dan telah berupaya mengurus izin bangunan, namun selalu terkendala. <br /> <br />Sementara Satpol PP menyebut bangunan yang diterbitkan ini tidak memiliki izin dan lahannya telah dijual. <br /> <br />Untuk menghindari kericuhan lebih lanjut, penertiban bangunan pun dihentikan sementara. <br /> <br />Baca Juga Ricuh! Eksekusi Lahan dan Pembongkaran Rumah di Polewali Mandar, Polisi dan Warga Adu Argumen di https://www.kompas.tv/regional/595004/ricuh-eksekusi-lahan-dan-pembongkaran-rumah-di-polewali-mandar-polisi-dan-warga-adu-argumen <br /> <br />#pembongkaranbangunan #penertibanbangunan #deliserdang <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/595005/ditolak-warga-penertiban-bangunan-oleh-satpol-pp-di-deli-serdang-ricuh