JAKARTA, KOMPAS.TV - Konten Kreator dan Pendiri Sekolah Tanah Air, RIan Fahardhi melihat media sosial bisa menjadi senjata yang baik saat dimanfaatkan dengan bijak pula. <br /> <br />Ia mencontohkan ketika bersuara melalui konten yang dibuatnya tentang jalanan rusak di kampung, tak lama kemudian bantuan perbaikan jalan segera dilakukan dan warga terbantu dengan hal itu. <br /> <br />Tapi di sisi lain, media sosial bisa merusak bahkan menggerogoti pemikiran pelan-pelan ketika media sosial memaparkan hal-hal yang tidak mendidik. Maka hal ini tidak boleh dibiarkan. <br /> <br />"Jangan sampai sosial media yang mendidik anak-anak muda yang bisa secara liar. Karena hari ini kan generasi muda, terutama Rian, yang waktu sosial medianya itu bisa berjam-jam, kita kan terpapar nilai terus, terpapar value terus, dan itu bisa bikin kita berubah. Yang awalnya mungkin sopan, yang awalnya mungkin punya empati, tapi karena tayangan-tayangan yang kita tonton itu selalu marah-marah, selalu menunjukkan tidak punya hati, kita bisa cepat berubah," ungkapnya. <br /> <br /> <br /> <br />Selengkapnya saksikan di kanal youtube KompasTV. <br /> <br /> <br /> <br />https://youtu.be/i56SuAqVe5w <br /> <br /> <br /> <br />#rianfahardhi #socialmedia #anakmuda <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/604744/rian-fahardhi-sosial-media-berpengaruh-mendidik-generasi-muda-indonesia-positif-atau-negatif-ro